Polisemi dalam Bahasa Arab Suatu Kajian Relasi Semantik

Ali Musa Lubis

Abstract


Pemahaman bahasa erat kaitannya dengan pemahaman terhadap pesan yang terkandung dalam suatu kata. Kata tidak selamanya mengandung satu makna. Ada kata yang bermakna ganda, bahkan lebih. Kata yang bermakna seperti ini disebut dengan polisemi dalam bahasa Arab disebut dengan isytirak al-lafdzh. Tulisan ini akan menguraikan hakikat polisemi, sebab munculnya dan diskursus tentang eksistensi polisemi dalam bahasa Arab

 

Kata Kunci : Polisemi, Relasi Semantik, Bahasa Arab


Full Text:

PDF

References


Abdul Chaer, Pengantar Semantik Bahasa Indonesia, (Jakarta; PT Rineka

Cipta, 1995)

Taufiqurrochman, Leksikologi Bahasa Arab, (Malang : Uin Malang Press,

Tulus Musthofa, Al Mustarok al Lafdzi dalam Al Quran, (UIN Yogyakarta,

Mustofa Muhammad Abdul Majid Khodhar At Takdim, al fadz wa dilalah fi

bitoiridhi at tamyizi fi latoifi al kitab al aziz lilfiri wa

zaabadi, (Muassasah Daurus Addaulah),

Imil Badi‟ Ya‟qûb, Fiqh al-Lughah wa Khashâishuhâ, (Beirut: Dâr alTsaqâfah al- Islâmiyah).

Akhmad Muzzaki, Statistika Al Quran, (Malang: UIN Malang Press, 2009)


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal An-Nahdhah : Jurnal Pendidikan dan Hukum is Indexed By :

 

 

 

 

 

 

Rumah Jurnal STAI Ma'arif Jambi: Jl. KH. Abdurrahman Wahid Kelurahan Talang Bakung Kecamatan Pal Merah Kota Jambi. Telp./Fax. 0741-570298. Hanphone/WA. 082136949568. (Dr. Sumarto, M.Pd.I), email: sumarto.manajemeno@gmail.com/ pustakamaarif16@gmail.com

 

http://journal.staimaarif-jambi.ac.id/index.php/annahdhah ciptaan disebarluaskan di bawah lisensi https://creativecommons.org/licenses/by-sa/3.0/